CCTV

Minggu, 23 Februari 2014

10 Tempat Wisata yang Paling Indah di Aceh

1. Panta Terong ( Aceh Tengah )

Pantan Terong adalah sebuah bukit yang terletak di puncak bukit dataran tinggi gayo. Di tempat ini kita bisa melihat ibu kota Aceh Tengah dan danau Laut Tawar secara keseluruhan, lapangan pacuan kuda di kecamatan Pegasing, bandara udara Rembele dari atas, dengan diapit serta dikelilingi punggung gunung bukit barisan yang elok. Pantan Terong terletak di kecamatan Bebesan, 7.5 km dari kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah






2. Mesjid Raya Baitulrahman ( Banda Aceh )

 Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh ini merupakan saksi bisu sejarah Aceh, terletak di pusat kota Banda Aceh dan merupakan kebanggaan masyarakat Aceh. Masjid Raya Baiturrahman adalah simbol religius, keberanian dan nasionalisme rakyat Aceh. Masjid ini dibangun pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636), dan merupakan pusat pendidikan ilmu agama di Nusantara. Pada saat itu banyak pelajar dari Nusantara, bahkan dari Arab, Turki, India, dan Parsi yang datang ke Aceh untuk menuntut ilmu agama.
Mesjid ini merupakan markas pertahanan rakyat Aceh ketika berperang dengan Belanda (1873-1904). Pada saat terjadi Perang Aceh pada tahun 1873, masjid ini dibakar habis oleh tentara Belanda. Pada saat itu, Mayjen Khohler tewas tertembak di dahi oleh pasukan Aceh di pekarangan Masjid Raya. Untuk mengenang peristiwa tersebut, dibangun sebuah monumen kecil di depan sebelah kiri Masjid Raya, tepatnya di bawah pohon ketapang. Enam tahun kemudian, untuk meredam kemarahan rakyat Aceh, pihak Belanda melalui Gubernur Jenderal Van Lansnerge membangun kembali Masjid Raya ini dengan peletakan batu pertamanya pada tahun 1879. Hingga saat ini Masjid Raya telah mengalami lima kali renovasi dan perluasan (1879-1993).


Mesjid ini merupakan salah satu Mesjid yang terindah di Indonesia yang memiliki tujuh kubah, empat menara dan satu menara induk. Ruangan dalam berlantai marmer buatan Italia, luasnya mencapai 4.760 m2 dan terasa sangat sejuk apabila berada di dalam ruangan Mesjid. Mesjid ini dapat menampung hingga 9.000 jama‘ah. Di halaman depan masjid terdapat sebuah kolam besar, rerumputan yang tertata rapi dengan tanaman hias dan pohon kelapa yang tumbuh.



3. Air Terjun Blang Kolam ( Aceh Utara )
  
Air Terjun Blang Kolam Berlokasi di hutan yang teduh dan terdapat di Kabupaten Aceh Utara dengan ketinggian sekitar 75 Meter. Tempatnya yang sejuk dengan alam yang masih asri sekali. Bagi yang ingin merasakan dinginnya air terjun, bisa berendam disini atau sekedar bersantai diakhir pekan. Tempat ini sangat cocok sebagai rekreasi keluarga. dan Air Terjun Blang Kolam pun kembali menunjukan kegairahannya, bagaimanapun air terjun blang kolam pernah menjadi tempat favorit. Untuk mencapai lokasi Blang Kolam sebenarnya tidak sulit, cukup banyak jalur yang bisa ditempuh, bisa melalui Cunda Kota Lhokseumawe, Kandang Aceh Utara dan kawasan muara satu kota lhokseumawe, namun sayang kondisi jalan. menuju objek Wisata Blang Kolam sangat memprihatinkan. Selain hal itu, kondisi jalan yang terjal dan licin juga menjadi salah satu penghambat bagi pengunjung yang ingin menikmati objek wisata ini. Hal lain yang kurang dalam objek wisata ini adalah sarana pendukung seperti Mushalla, MCK, dan tali pembatas jalur. Sementara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Sudah berjanji, akan melakukan renovasi objek wisata ini sejak 2009.



4. Gunung Selawah Agam ( Aceh Besar )

Gunung Seulawah Agam Kabupaten Aceh Besar. Seulawah Agam kaya akan berbagai Flora dan Fauna. Sebut saja Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatraensis), Kedih (Presbytis Thomasi), Burung Rangkong (Buceros Rhinocerous), dan Jamur (Fungi) berbagai species serta satwa-satwa lainnya. Menurut kabar, nantinya Seulawah Agam dan kembarannya Seulawah Inong akan dijadikan sebagai kawasan konservasi. Itu penting, mungkin saja mengingat perambahan kayu kian marak saja di sana.







5. Gunung Borni Telong ( Bener Meriah )

Gunung Burni Telong adalah gunung yang terletak di Kabupaten Bener Meriah dan telah mejadi ciri khas dari Kabupaten Tersebut. Gunung Burni Telong adalah gunung berapa Aktif dan pernah meletus pada Tanggal 7 Desember 1924 menyebabkan kerusakan hebat lingkungan sekitarnya termasuk lahan pertanian dan perkampungan. Burni Telong yang dalam bahasa Indonesia diartikan dengan gunung yang terbakar, berada di ketinggian 2.600 meter di atas permukaan laut. Gunung ini hanya berjarak lima kilometer dari Redeolong, ibu kota Kabupaten Bener Meriah dan Bandar Udara Rembele (RBL). Untuk mencapai gunung yang sering disebut Burni Cempege (gunung yang penuh belerang–red), ada beberapa jalur. Salah satunya, melalui Jalur Edelwais. Dinamakan Edelwais karena di sepanjang jalur itu ditumbuhi bunga Edelwais yang oleh masyarakat Gayo dipercayai sebagai bunga abadi. Jalur ini diawali dengan jalan aspal mulai dari simpang jalan utama Takengon-Bireun sampai ke lereng Burni Telong tepatnya di desa Bandar Lampahan Kecamatan Timang Gajah yang berjarak 3 km. Bila mau melakukan Pendakian sebaiknya berkonsultasi dulu dengan pemuda-pemuda setempat atau mengajak satu dua orang dari mereka turut serta, kecuali anda sudah mengenal betul medan dan jalur pendakian Gunung Burni Telong. Kondisi lapangan untuk mencapai ke ketinggian puncak memang agak terjal. Tapi, jalur dari Bandar Lampahan menuju lereng gunung merupakan pilihan favorit para pecinta alam atau pendaki gunung. Setelah melewati medan terjal, kita menemukan sebuah gua, yang sering digunakan pendaki sebagai tempat menginap bila ingin bermalam untuk beberapa hari. Di ketingian Burni Telong, hamparan pohon pinus memanjakan mata Anda Inilah satu-satunya gunung berapi aktif di dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah dan Bener Meriah



6. Kuala Merisi ( Aceh Jaya )

Pantai Kuala Merisi atraksi Pantai wisata alam yang sangat indah terutama ketika kita bersama-sama itu keluarga yang sangat baik, sambil menikmati deru pantai surfing dan mendengarkan legenda Bate Meurendam Dewi Ratu Putri yang terdapat di muara Kuala Merisi telah membuat orang tertarik dengan wisata ini objek. Lokasi ini juga didukung oleh kondisi alam untuk mandi di pantai dan fasilitas snack bar di sekitar lokas







7. Pantai Lampuuk ( Aceh Besar )

5 pantai terindah di Aceh
Pantai ini berada di Aceh Besar, tapi tidak terlalu jauh kalau dari Ibu kota Nanggroe Aceh Darussalam, Yaitu Banda Banda Aceh. Dari banda Aceh Hanya Sekitar Lebih Kurang 45 Menit perjalanan untuk bisa sampai ke pantai lampuuk ini. pada saat hari libur, pantai ini sangat ramai di kunjungi oleh wisatawan lokal maupun luar kota, dan bahkan manca negara. keindahan dari pantai ini adalah pasirnya yang membentang luas dan air lautnya yang sangat jernih. selain itu di tempat ini terdapat permainan-permainan air seperti salah satu contohnya adalah banana bot.



8. Air Terjun Suhom, Lhoong ( Aceh Besar )

Air terjun Suhom ini berada di tengah panorama alam yang indah dan alami. Di sekitarnya terdapat banyak pohon durian, pada musim durian banyak yang berjualan durian di sekitar air terjun. di sekitar air terjun juga terdapat lokasi yang dapat digunakan untuk berkemah (camping).
Air terjun yang deras ini menjadi sumber energi listrik bagi masyarakat di sekitar Desa Kreung Kala. Sebuah pembangkit listrik tenaga mikrohidro kini telah dibangun di dekat air terjun dan dioperasikan untuk mengaliri listrik kepada penduduk Desa Kreung Kala. Dari Banda Aceh menuju ke lokasi air terjun, terhampar pemandangan pantai yang menakjubkan dengan keindahan yang luar biasa, deburan ombak dan pasir putih terlihat dekat di sepanjang jalan, dan tampak pula barisan pegunungan yang tinggi dan indah.



9. Iboih ( Sabang )


Siapa yang tidak kenal dengan nama sabang. semua warga negara indonesia mengetahuinya. soalnya, ada lagu nasional yang menyebutkan nama sabang, yaitu lagu dari sabang sampai maroke. betul kan..iboih tempat wisata yang keren dan cantik. di iboih terkenal dengan divingnya. itu dikarenakan laut di iboih sangat cantik, dimana banyak dive site yang keren dan menarik untuk dilihat, salah satu contohnya di daerah batu tokong, pulau rubiah, sea garden, dan lain-lainya. di tempat-tempat tersebut memiliki keunikan tersendiri, mau tahu apa itu, silahkan lihat sendiri deh. di jamin anda bakal puas kalau melihatnya. nah, kalau main-main ke sabang, jangan lupa main ke iboih. 



10. Danau Laut Tawar ( Aceh Tengah )

 Danau Laut Tawar adalah sebuah danau dan kawasan wisata yang terletak di Dataran Tinggi Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Nanggröe Aceh Darussalam. Suku Gayo menyebutnya dengan Danau Lut Tawar. Luasnya kira-kira 5.472 hektar dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km. Volume airnya kira-kira 2.537.483.884 m³ (2,5 triliun liter). Ada 25 aliran krueng yang bermuara ke Danau Laut Tawar dengan total debit air kira-kira 10.043 liter per detik. Rerata kedalaman danau: 35 meter dari pinggir danau: 8,9 meter. 100 meter dari pinggir danau: 19,27 meter. 620 meter dari pinggir danau: 51,13 meter. Rerata suhu air danau diukur berdasarkan kedalaman: 1 meter: 21,55 °C 5 meter: 21,37 °C 10 meter: 21,15 °C 20 meter: 20,70 °C 50 meter: 19,35 °C Kecerahan tertinggi 2,92 meter (di tengah danau), sedangkan yang terendah 1,29 meter (Kp. Kuala II). Semakin tinggi kecerahan, maka semakin jernih air. 


Itu dia 10 Tempat wisata aceh yang memiliki pemandangan yang sangat indah.
Semoga bermanfaat buat para pembaca. salam blogger anak aceh

” 5 tempat wisata di Aceh yang menakjubkan”

1. Mesjid Raya
Baiturrahman (Banda Aceh)


Mesjid Raya Baiturrahman
Banda Aceh ini merupakan
saksi bisu sejarah Aceh, terletak di pusat kota Banda Aceh dan merupakan kebanggaan masyarakat Aceh.
Masjid Raya Baiturrahman juga merupakan simbol religius,keberanian dan nasionalisme rakyat Aceh. Masjid ini di bangun pada masa Sultan Iskandar Muda (1607-1636), dan merupakan pusat pendidikan
ilmu agama di Nusantara.
Pada saat itu banyak pelajar dari Nusantara, bahkan dari Arab, Turki, India, dan Parsi
yang datang ke Aceh untuk
menuntut ilmu agama.
Mesjid ini merupakan markas pertahanan rakyat Aceh ketika berperang dengan Belanda (1873-1904). Pada saat terjadi Perang Aceh pada tahun
1873, masjid ini dibakar habis oleh tentara Belanda. Pada saat itu, Mayjen Khohler tewas tertembak di dahi oleh pasukan Aceh di pekarangan
Masjid Raya. Untuk mengenang peristiwa tersebut, dibangun sebuah monumen kecil
di depan sebelah kiri Masjid Raya, tepatnya di bawah pohon ketapang. Enam tahun
kemudian, untuk meredam
kemarahan rakyat Aceh,
pihak Belanda melalui Gubernur Jenderal Van Lansnerge membangun kembali Masjid Raya ini dengan peletakan
batu pertamanya pada tahun 1879. Hingga saat ini.
Masjid Raya telah mengalami lima kali renovasi dan perluasan (1879-1993). Mesjid ini
merupakan salah satu Mesjid yang terindah di Indonesia
yang memiliki tujuh kubah,
empat menara dan satu menara induk. Ruangan dalam
berlantai marmer buatan Italia, luasnya mencapai 4.760
m2 dan terasa sangat sejuk
apabila berada di dalam ruangan Mesjid. Mesjid ini dapat
menampung hingga 9.000 jama‘ah.
Di halaman depan masjid terdapat sebuah kolam besar,
rerumputan yang tertata
rapi dengan tanaman hias
dan pohon kelapa yang tumbuh.
2. Air Terjun Blang Kolam (Aceh Utara)

Air Terjun Blang Kolam Berlokasi di hutan yang teduh dan terdapat di Kabupaten Aceh Utara dengan ketinggian sekitar 75 Meter. Tempatnya yang sejuk dengan alam yang
masih asri sekali. Bagi yang
ingin merasakan dinginnya
air terjun, bisa berendam disini atau sekedar bersantai diakhir pekan. Tempat ini sangat cocok sebagai rekreasi keluarga.
dan Air Terjun Blang Kolam pun kembali menunjukan kegairahannya, bagaimana pun air terjun blang kolam pernah menjadi tempat favorit.
Untuk mencapai lokasi Blang Kolam sebenarnya tidak
sulit, cukup banyak jalur yang bisa di tempuh, bisa melalui Cunda Kota Lhokseumawe, Kandang Aceh Utara dan
kawasan muara satu kota lhokseumawe, namun sayang kondisi jalan. menuju objek Wisata Blang Kolam sangat memprihatinkan. Selain hal itu, kondisi jalan yang terjal dan licin juga menjadi salah satu penghambat bagi pengunjung
yang ingin menikmati objek
wisata ini. Hal lain yang kurang dalam objek wisata ini adalah sarana pendukung seperti Mushalla, MCK, dan tali pembatas jalur. Sementara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara Sudah berjanji, akan melakukan renovasi objek wisata ini sejak 2009.
3. Gunung Selawah Agam (Aceh Besar)

Gunung Seulawah Agam Kabupaten Aceh Besar. Seulawah Agam kaya akan berbagai
Flora dan Fauna. Sebut saja Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatraensis), Kedih (Presbytis Thomasi), Burung
Rangkong (Buceros Rhinocerous), dan Jamur (Fungi) berbagai species serta satwa- satwa lainnya. Menurut kabar, nantinya Seulawah Agam dan
kembarannya Seulawah Inong akan dijadikan sebagai kawasan konservasi. Itu penting, mungkin saja mengingat perambahan kayu kian marak
saja di sana.
4. Gunung Borni Telong (Bener Meriah)

Gunung Burni Telong adalah gunung yang terletak di Kabupaten Bener Meriah dan telah mejadi ciri khas dari Kabupaten Tersebut. Gunung Burni Telong adalah gunung berapa Aktif dan pernah meletus pada Tanggal 7 Desember 1924 menyebabkan kerusakan hebat lingkungan sekitarnya termasuk lahan pertanian
dan perkampungan. Burni Telong yang dalam bahasa Indonesia diartikan dengan gunung yang terbakar, berada di
ketinggian 2.600 meter di
atas permukaan laut.
Gunung ini hanya berjarak lima kilometer dari Redeolong, ibu kota Kabupaten Bener
Meriah dan Bandar Udara Rembele (RBL).
Untuk mencapai gunung yang sering disebut Burni Cempege (gunung yang penuh belerang– red), Ada beberapa
jalur. Salah satunya, melalui Jalur Edelwais. Dinamakan
Edelwais karena di sepanjang jalur itu ditumbuhi bunga Edelwais yang oleh masyarakat Gayo dipercayai sebagai bunga abadi. Jalur ini diawali dengan jalan aspal mulai dari simpang jalan utama Takengon-
Bireuen sampai ke lereng Burni Telong tepatnya di desa
Bandar Lampahan Kecamatan Timang Gajah yang berjarak 3 km. Bila mau melakukan Pendakian sebaiknya berkonsultasi dulu dengan pemuda-pemuda setempat atau mengajak satu dua orang dari mereka turut serta, kecuali anda sudah mengenal betul medan dan jalur pendakian Gunung Burni Telong. Kondisi lapangan untuk mencapai ke ketinggian puncak memang agak terjal. Tapi, jalur dari Bandar Lampahan menuju lereng gunung merupakan pilihan favorit para pecinta alam atau pendaki gunung.
Setelah melewati medan terjal, kita menemukan sebuah gua, yang sering digunakan pendaki sebagai tempat menginap bila ingin bermalam untuk beberapa hari. Di ketingian
Burni Telong, hamparan pohon pinus memanjakan mata Anda Inilah satu-satunya gunung berapi aktif di dataran
tinggi Gayo, Aceh Tengah
dan Bener Meriah.
5. Panta Terong (Aceh Tengah)

Pantan Terong adalah sebuah bukit yang terletak di puncak bukit dataran tinggi gayo.
Di tempat ini kita bisa melihat ibu kota Aceh tengah dan
danau laut tawar secara keseluruhan, lapangan pacuan kuda di kecamatan Pegasing, bandara udara Rembele dari atas, dengan diapit serta di kelilingi punggung gunung bukit barisan yang elok.
Pantan Terong terletak di kecamatan Bebesan, 7.5 km dari kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Nah itulah 5 tempat dari
sekian banyak tempat wisata yang ada di Aceh, di lain
waktu kita akan menambah kan nya lagi.

Sumber :  http://nurkeimanan.wordpress.com/2014/01/08/indahnya-panorama-tempat-wisata-di-aceh/

Wisata Alam Taman Rusa Dipadati Pengunjung




Seorang wargadan anknya sedang mengamatii seekor Bunglong, di lokasi Wisata Alam Taman Rusa, Sibreh, Aceh Besar. AtjehLINK/sd
Seorang pengunjung menemani anaknya mengamatii seekor Bunglong di lokasi Wisata Alam Taman Rusa, Sibreh, Aceh Besar. | AtjehLINK/sd
Aceh Besar – Wisata Alam Taman Rusa, Sibreh, Aceh Besar, dipadati warga yang berlibur akhir pekan, Minggu (12/01/2014). Umunya para pengunjung adalah warga Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
Pantauan AtjehLINK, sejak pagi hari, ribuan warga yang datang bersama keluarga dan kerabat sudah memadati areal wisata alam yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dan permainan anak-anak ini.
Letaknya di kaki bukit barisan, membuat lokasi wisata ini nyaman bagi warga yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain itu, untuk menjangkau tempat ini hanya butuh waktu sekitar 45 menit dari Kota Banda Aceh.
Sejumlah fasilitas yang tersedia di tempat ini antara lain kolam renang, bebek dayung, pemancingan dan beberapa fasilitas permainan anak lainnya.
Tak hanya itu, di lokasi wisata taman rusa Sibreh ini, juga terdapat kebun binatang mini. Di dalamnya terdapat beberapa hewan diantaranya rusa, beruang, landak, kura- kura dan beberapa jenis marga satwa lainnya.
Berkunjung ke lokasi Wisata Alam Taman Rusa yang memiliki luasan beberapa hektar ini, akan dikenakan karcis masuk sebesar Rp 10.000 pada hari Minggu untuk orang dewasa dan Rp 5.000 untuk anak- anak. Sedangkan pada hari- hari biasa dikutip Rp 5.00o per orang, baik dewasa maupun anak- anak.
Sebelum masuk ke areal wisata, anda juga dikenakan tarif parkir Rp 2.000 per kenderaan. Tentunya, untuk menikmati berbagai fasilitas di dalamnya, anda juga harus mengeluarkan biaya lain. Contohnya, untuk menikmati kolam renang akan dipungut Rp 10.000 per orang. Menikmati mainan dayung bebek di sungai buatan yang mengitarai lokasi wisata ini, juga dikenakan Rp 5.000. Begitu juga dengan berbagai fasilitas permainan anak lainnya.
Selain itu, di tempat ini juga tersedia berbagai macam kuliner. Anda juga disediakan tempat beristirahat berupa ratusan pondok di dalam lokasi wisata ini. Bagi umat Muslim, juga tersedia fasilitas ibadah.
Ardhi, salah seorang warga yang ditanya AtjehLINK mengaku, ia dan kelurganya datang dari Kota Banda Aceh ke Wisata Alam Taman Rusa bersama anggota keluarganya. Menurut penuturannya, ini adalah kunjungan pertama Ardhi dan keluarganya ke tempat tersebut. Ia dan keluarganya mengaku senang berkunjung ke tempat itu.
“Tempat ini bagus sebagai sebuah taman wisata. Selain punya berbagai fasilitas bermain anak- anak. Letaknya juga gak terlalu jauh dari Kota Banda Aceh. Kawasannya juga masih lumayan asri,” ujar Ardhi yang mengaku tinggal di Peulanggahan, Kota Banda Aceh.
Hanya saja kata Ardhi, sejumlah hewan yang ada dalam kebun binatang tersebut, sepertinya masih kurang terpelihara. “Seperti kerangkeng beberapa hewan, menurut saya masih berukuran kecil. Sehingga gerak para hewan dalam kerangkeng sangat terbatas. Areal untuk sejumlah Rusa ini menurut saya juga masih kecil,” tuturnya.
“Kiranya pengelola lebih memperhatikan kebun binatang ini, agar hewan- hewan ini bisa tumbuh sehat meskipun dikurung,” saran Ardhi. (Sd)

Sumber : http://atjehlink.com/wisata-alam-taman-rusa-dipadati-pengunjung/

Objek Wisata di Aceh Dibanjiri Warga Yang Berlibur


 

KBRN, Banda Aceh : Sejumlah objek wisata pantai yang ada di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar sepanjang Rabu (1/1/2014) dibanjiri oleh ribuan warga yang berlibur.
Kedatangan ribuan warga baik bersama  keluarga maupun secara berkelompok ke sejumlah objek wisata pantai sambil berlibur tersebut sehubungan dengan 1 Januari 2014 sebagai hari libur nasional memasuki tahun baru 2014.
Menurut pantauan RRI adapun sejumlah objek wisata pantai yang ramai dikunjungi warga diantaranya Pantai Ulee Lheue di Banda Aceh serta sejumlah pantai di Aceh Besar seperti Pantai Lhoknga, Lampuuk, Ujong Batee dan Pantai Ujong Kareung.
Diantara ribuan warga yang berlibur objek wisata ada yang memanfaatkan waktu untuk mandi-mandi di laut dan  ada juga yang hanya menghabiskan waktu untuk duduk sambil menikmati makanan baik yang dibawa maupun yang dijual di lokasi.
Seorang pengunjung Pantai Lampuuk Zahirsyah Oemardy kepada RRI menjelaskan, ramainya warga yang berlibur ke sejumlah objek wisata pantai karena 1 Januari 2014 adalah sebagai hari libur nasional dan kondisi yang sama juga terjadi pada hari libur lainnya.
Zahirsyah Oemardy mengakui, pada hari libur atau hari pertama memasuki tahun baru 2014 warga yang mendatangi objek wisata meningkat drastis kalau dibandingkan hari libur lain, hal itu terbukti dari banyaknya warga yang  parkir kenderaan baik kenderaan roda dua maupun roda empat.
Ia juga menyinggung tentang dari sejumlah objek wisata pantai yang telah dikunjungi khususnya di Aceh Besar belum maksimalnya fasilitas untuk kepentingan publik seperti toilet dan tempat sampah  yang masih sangat minim  juga sejumlah fasilitas lain.(Syahril Ahmad)
 http://rri.co.id/index.php/berita/84646/Objek-Wisata-di-Aceh-Dibanjiri-Warga-Yang-Berlibur#.UwnAm3-m4wo
Sumber : 

Pemkab Aceh Besar juga akan mewajibkan pelaksanaan salat berjamaah di tempat objek wisata

 
 
 
Lamurionline.com--Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan membangun fasilitas ibadah dan pemantau pengunjung di lokasi objek wisata di Aceh Besar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kadis Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Besar, M Ali, saat memberikan materinya sebagai pada seminar refleksi 85 tahun sumpah pemuda di Gedung Kesenian Aceh Besar, Kota Jantho pada Minggu (27/10/2013) malam.
M Ali juga menyatakan Pemkab Aceh Besar juga akan mewajibkan pelaksanaan salat berjamaah di tempat objek wisata.
Wacana lain juga diutarakan oleh M Ali terkait keselamatan pengunjung wisata pantai yaitu rencana pembangunan tower patroli atau pemantau pengunjung pantai. “Hal tersebut karena seringnya kejadian kehilangan orang di lokasi wisata pantai saat mandi laut,” ujarnya.
Pembangunan tower tersebut direncanakan di beberapa lokasi objek wisata pantai yang rawan akan kehilangan orang seperti  Pantai Lhoknga.
Dalam seminar tersebut, Ali juga menyinggung sejumlah keberhasilan kalangan pemuda dan pemudi Aceh Besar akhir-akhir ini, seperti memenangkan MTQ tingkat Provinsi Aceh dan PKA –VI.
Ali juga berharap untuk PORA kedepan di Aceh Timur, pemuda dan pemudi Aceh Besar dapat memboyong juga juara umum ke daerahnya.
“Semua ini merupakan karya pemuda-pemudi, maka keterlibatan pemuda dan pemudi dalam membangun bangsa ini harus maju selangkah dari sebelumnya,” pungksa Ali. (Ndar) 

Sumber: http://www.lamurionline.com/2013/10/pemkab-aceh-besar-akan-bangun-fasilitas.html